Hardskill (Tulisan 3)

Published March 4, 2012 by indahsaroong

Hardskill

Hardskill merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Kemampuan hardskill contohnya adalah kemampuan teknis, akademis, dan penguasaan teori. Sebagai contoh lagi, misalnya seseorang lulusan teknik informatika tentunya harus menguasai kemampuan hardskill di bidang rekayasa perangkat lunak, web programming, dan lain-lain yang tergolong hardskill di teknik informatika. Demikian juga seorang insinyur mekanik membutuhkan keterampilan bekerja dengan permesinan.

Kemampuan hardskill ini lebih mudah diseleksi. Hardskill memiliki pengaruh besar terhadap kesuksesan seseorang. Karena kemampuan hardskill sudah pasti dibutuhkan untuk bisa bekerja dengan tepat tujuan.

Kemampuan hardskill dapat dilihat langsung dari daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi, dan keterampilan yang dikuasai. Pada saat melamar pekerjaan pun yang dilihat pertama kali dari seorang pelamar adalah indeks prestasi, ketrampilan yang dikuasai, dan pengalaman kerja. Kemudian di dalam suatu pekerjaan juga dibutuhkan suatu kemampuan hardskill yang khusus.

Hardskill dapat dinilai dari tes teknik atau tes praktek. Semakin tinggi atau semakin banyak kemampuan hardskill yang dimiliki, tentunya akan lebih memudahkan seseorang untuk mendapatkan suatu pekerjaan. Saat seseorang memiliki kemampuan hardskill yang baik, maka bukan tidak mungkin dia akan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Tapi berbicara mengenai kemampuan hardskill tentunya tidak dapat lepas dari kemampuan softskill juga. Para ahli manajemen percaya bila ada dua orang dengan bekal hardskill yang sama, maka yang akan menang dan sukses di masa depan adalah dia yang memiliki softskill lebih baik. Ketika sudah memasuki dunia kerja pun hanya sekitar 20 persen kemampuan hardskill yang dibutuhkan, sisanya adalah kemampuan softskill.

Dengan kata lain di dalam dunia kerja membutuhkan kemampuan hardskill dan kemampuan softskill, tidak bisa jika hanya mengandalkan salah satunya. Jadi jika ingin benar benar sukses, maka harus memiliki kemampuan hardskill dan kemampuan softskills yang baik.

Sumber :
http://hafismuaddab.wordpress.com/2010/02/13/pengertian-soft-skill-dan-hard-skill/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: