Dampak Kenaikan Harga bagi Konsumen (Tulisan 2)

Published March 26, 2011 by indahsaroong

Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka dia disebut pengecer atau distributor.

Sedangkan perilaku yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, menimbang, mengevaluasi dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka dikenal dengan perilaku konsumen.

Menjadi konsumen harus pintar dalam memilah-milah barang-barang yang akan dibeli. Apa lagi ketika sedang terjadi kenaikan harga, para konsumen pastinya akan memilih barang dengan harga miring tetapi kualitas tetap yang terbaik, atau mungkin para konsumen akan memilih barang dengan harga murah tanpa mempedulikan kualitas barang tersebut. Tapi pada zaman ini biasanya barang yang memiliki kualitas nomor satu pasti memiliki harga yang relatif tinggi.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa kualitas barang bisanya mempunyai nilai tersendiri. Seseorang yang memiliki harta lebih, bisanya tidak akan memperhitungkan harga untuk mendapat kepuasan, asalkan barang itu bagus, memiliki kualitas yang terbaik, dan bermerk, maka dia akan membelinya sekali pun harganya tinggi. Contohnya artis-artis ibu kota yang akan mengeluarkan ratusan juta rupiah untuk sebuah gaun, tas, sepatu yang bermerk, dan berkualitas.

Bagi rakyat miskin kenaikan harga sangat membebani mereka, saat harga normal saja kadang mereka tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup mereka, apa lagi saat terjadi kenaikan harga, hal itu akan sangat menyusahkan mereka.

Namun Indonesia termasuk Negara yang rakyatnya bersifat konsumtif, tapi rakyat Indonesia juga orang-orang yang sangat kritis, dan peduli akan harga barang konsumsi, terutama harga barang kebutuhan pokok. Hal ini tercermin dari banyaknya demo-demo yang tercetus jika pemerintah merencanakan menaikkan harga barang.

Semua konsumen pasti tidak pernah menghendaki adanya kenaikan harga barang. Kenaikan harga barang memang sangat memusingkan, terlebih-lebih jika harga barang terus melambung naik tetapi pendapatan masih saja tetap. Para konsumen pastinya harus menyiasati bagaimana caranya saat terjadi kenaikan harga barang mereka masih bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Misalnya untuk para ibu rumah tangga, yang biasanya keluarga mereka seminggu sekali memasak satu ekor daging ayam, saat terjadi kenaikan harga keluarga mereka menjadi seminggu sekali memasak setengah ekor daging ayam. Saat terjadi kenaikan harga konsumen harus pintar-pintar berhemat, untuk para konsumen yang hobby nya shopping, mereka harus mengerem hawa nafsu mereka untuk berbelanja. Usahakan untuk membeli kebutuhan yang paling utama terlebih dahulu, jangan membeli barang-barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan kita, karena itu akan mubazir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: